Indonesia Merupakan Negara Nomor Satu Dengan Perkembangan E-commerce Tercepat

 

E-Commerce untuk Kehidupan Masyarakat

Perkembangan dunia digital tidak hanya memberikan dampak nyata pada dunia pendidikan saja, berkat adanya perkembangan dunia digital yang sudah semakin baik, perkembangan pasar digital di Indonesia pun ikut berkembang pesat seiring berjalannya perkembangan dunia digital.

E-commerce atau dapat juga disebut perdagangan elektronik merupakan aktivitas yang mendukung penjualan maupun pembelian yang dilakukan secara elektronik. E-commerce mencakup beberapa hal seperti transfer uang, sistem manajemen data, penjualan pembelian online, maupun penghitungan stok produk.

https://www.google.com/url?sa=i&url=https%3A%2F%2Fwww.istockphoto.com%2Fillustrations%2Fe-commerce&psig=AOvVaw3hE8ktGb9cklaHoomGMAq-&ust=1625646207760000&source=images&cd=vfe&ved=0CAoQjRxqFwoTCLi_65mCzvECFQAAAAAdAAAAABAD

Berdasarkan data yang dikutip dari Katadata.co.id, Indonesia merupakan negara nomor satu dengan perkembangan e-commerce tercepat dibandingkan sepuluh negara lainnya. Indonesia mengalami perkembangan sebesar 78% di tahun 2018. Tercatat juga bahwa 90% pengguna internet di Indonesia pernah berbelanja online.

Berkembangnya pasar digital tersebut di kehidupan masyarakat Indonesia, diikuti juga dengan munculnya berbagai dampak positif maupun negatif. Hal ini memaksa para konsumen pasar digital agar bijak dalam menggunakan platform tersebut.

Berikut beberapa dampak penggunaan e-commerce bagi masyarakat:

Dampak Positif

1. Kesempatan Emas Bagi Para Pelaku Bisnis

Dengan adanya situasi yang menyulitkan seperti pandemi COVID 19 ini, para penjual kesulitan untuk menjual barang dagangannya seperti biasa dikarenakan beberapa faktor, seperti pembatasan jam buka toko. Namun melalui e-commerce para pelaku bisnis memiliki kesempatan yang besar untuk dapat menjual barang dagangannya di situs online.


2. Modal Usaha Lebih Rendah

Biaya operasional dalam menjalankan bisnis digital diketahui jauh lebih rendah, dikarenakan para pelaku bisnis tidak perlu membayar gaji karyawan yang harus bekerja di toko atau kantor.

 

3. Barang Selalu Tersedia

Hal ini menjadi kelebihan utama dari bisnis online.  Pelaku bisnis dapat  menyediakan produk dan jasa selama 24 jam. Hal ini membuat konsumen bebas sekali membeli barang kebutuhannya, kapan saja dan di mana saja tanpa takut toko tersebut tutup.

 

4. Penjualan Ke Luar Negeri

Para pelaku bisnis ecommerce, memiliki sebuah keuntungan utama yaitu ia dapat menjual produknya sampai luar negeri tidak terbatas di dalam negara saja.

 

5. Awal Mula Mengembangkan Bisnis

Dampak positif yang di dapat adalah para pelaku bisnis digital dapat mengembangkan penjualan melalui platform e-commerce. Dengan modal usaha yang lebih rendah, serta kesempatan beriklan lebih baik dikarenakan pada masa ini banyak orang yang lebih memilih belanja online.


Dampak Negatif

1. Semakin Banyak Penggunaan Plastik

Semakin banyak yang menggunakan e-commerce sebagai media perdagangan jual beli online. Semakin banyak sampah plastik yang digunakan dan semakin banyak sampah plastik disekitar lingkungan masyarakat. Hal tersebut akan membuat  sampah plastik menumpuk dan susah untuk diuraikan.

 

2.Pedagang Kecil Akan Merasa Dirugikan

Pada masa pandemi COVID 19 seperti sekarang ini, hampir semua bisnis jual beli mengalami penurunan yang drastis. Dengan adanya e-commerce masyarakat kecil yang memiliki dagangan sedikit kesulitan untuk menjual dagangannya, dikarenakan juga banyak orang yang memilih untuk berbelanja online untuk menghindari paparan virus tersebut.

Komentar

Postingan Populer