Mengenal Beberapa Jalur Masuk Perguruan Tinggi Negeri
Perbedaan Jalur Masuk Perguruan Tinggi Negeri
Untuk
kalian yang sedang menduduki bangku akhir SMA dan berencana untuk melanjutkan
pendidikan ke perguruan tinggi negeri (PTN), kalian harus memahami berbagai
jenis jalur untuk masuk perguruan tinggi tersebut. Beberapa jalur yang
ditawarkan seperti SNMPTN, SBMPTN, dan juga Mandiri.
Sudah
tidak asing bukan dengan hal hal tersebut? tetapi apakah kalian sudah memahami
betul perbedaan diantara jalur jalu tersebut?. Oleh karena itu kami merangkum
dari berbagai sumber terpercaya tentang perbedaan jalur masuk perguruan tinggi
negeri untuk membantu kalian selangkah lebih maju dalam mencapai impian kalian.
Simak
rangkuman berikut ini:
1.
SNMPTN
SNMPTN
atau Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri adalah salah satu bentuk
jalur seleksi penerimaan mahasiswa untuk memasuki perguruan tinggi negeri yang
dilaksanakan serentak seluruh Indonesia. SNMPTN diselenggarakan pertama
kali oleh Ditjen Dikti tahun 2008 atas jawaban terhadap kisruh yang terjadi di
forum rektor PTN se-Indonesia.
Pada
awalnya, SNMPTN terdiri dari dua jalur yaitu SNMPTN undangan atau PMDK melalui
nilai rapot dan SNMPTN tulis melalui ujian tulis. Pada tahun 2013, SNMPTN tulis
diubah nama menjadi Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). dan
SNMPTN Undangan kemudian berganti nama menjadi SNMPTN (tidak pakai undangan)
dengan kriteria seleksi penerimaan berdasarkan nilai rapot, nilai Ujian Nasional,
dan prestasi akademis lainnya.
Untuk
dapat mengikuti SNMPTN, kalian diharuskan
untuk mendaftar ke panitia SNMPTN melalui sekolah. Proses ini didaftarkan oleh
guru BK sekolah dan tugas kalian hanya tinggal menyerahkan berkas-berkas yang
dibutuhkan saja. Jalur ini diperuntukkan hanya untuk mereka yang lulus di tahun
yang sama dengan pelaksanaan SNMPTN. Maka, kali ini hanya lulusan 2021 saja yang
bisa mengikuti SNMPTN.
Pada
seleksi SNMPTN sebelumnya, jumlah siswa yang mendaftar dari setiap sekolah
tidak dibatasi. Pada SNMPTN 2021, penentuan kuota sudah ditetapkan sejak awal,
dengan salah satu indikatornya adalah akreditasi sekolah. Jadi, masing-masing
sekolah akan melakukan seleksi awal untuk menentukan siapa saja siswa yang bisa
mendaftar di SNMPTN 2021 ini.
2.
SBMPTN
SBMPTN
atau Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri merupakan seleksi bersama
dalam penerimaan mahasiswa baru di lingkungan perguruan tinggi negeri
menggunakan pola ujian tertulis secara nasional yang selama ini telah
menunjukkan berbagai keuntungan dan keunggulan, baik bagi calon mahasiswa,
perguruan tinggi negeri, maupun kepentingan nasional. Bagi calon mahasiswa,
ujian tertulis sangat menguntungkan karena lebih efisien, murah, dan fleksibel
karena adanya mekanisme lintas wilayah.
Awal
mula penyelenggaraan SBMPTN dimulai pada tahun 2008. Soal ujian tertulis SBMPTN
dirancang untuk mengukur kemampuan umum yang diduga menentukan keberhasilan
calon mahasiswa di semua program studi, yaitu kemampuan penalaran tingkat
tinggi (higher order thinking/ HOT), yang meliputi potensi akademik, penguasaan
bidang studi dasar, bidang saintek atau bidang sosial dan humaniora. Selain
mengikuti ujian tertulis, peserta yang memilih program studi Ilmu seni atau
keolahragaan diwajibkan mengikuti ujian keterampilan atau portofolio.
Untuk mengikuti jalur ini, kalian diharuskan untuk membayar biaya sebesar Rp200.000 bagi kelompok Saintek atau Soshum, dan Rp300.000 bagi kelompok ujian campuran. Berbeda dengan SNMPTN, di jalur ini peserta bisa berasal dari tiga angkatan terakhir. Kuota penerimaan SBMPTN ditetapkan minimum 40%, sehingga peluangmu untuk bisa diterima di PTN impian menjadi lebih terbuka lebar.
3.
Jalur Mandiri
Jalur
Mandiri adalah nama yang digunakan oleh masyarakat secara umum untuk menyebut
sistem penerimaan mahasiswa yang dilakukan oleh perguruan tinggi negeri yang
dilaksanakan secara mandiri oleh masing-masing perguruan tinggi negeri di
Indonesia.
Jalur
Mandiri dilaksanakan secara tidak seragam dan bergantung kepada kebijakan
masing-masing perguruan tinggi negeri. Jalur Mandiri juga dapat berupa tes,
sehingga sering disebut pula dengan Ujian Mandiri. Untuk materi dan tata cara ujian mandiri
berbeda-beda, tergantung universitas dan jurusan masing-masing. Namun, ujian
biasanya tertulis dan materi tidak jauh beda dengan SBMPTN. Untuk kuota yang
ditetapkan, adalah maksimum 20% dari total kuota yang ditetapkan oleh
universitas.
Demikian sedikit perbedaan dari beberapa macam jalur masuk perguruan tinggi negeri yang telah kami rangkum. Semoga apa yang disampaikan dapat bermanfaat. Dan semangat untuk kalian yang sedang mengejar impian, percayalah bahwa apa yang terjadi nanti adalah yang terbaik untuk kalian.
Do your best <3
Source :
https://id.wikipedia.org/wiki/Seleksi_Nasional_Masuk_Perguruan_Tinggi_Negeri
https://www.quipper.com/id/blog/quipper-campus/campus-info/perbedaan-jalur-masuk-ptn/
https://id.wikipedia.org/wiki/Seleksi_Bersama_Masuk_Perguruan_Tinggi_Negeri
https://id.wikipedia.org/wiki/Ujian_mandiri



Komentar
Posting Komentar